Dua Kios Ambruk Diterjang Badai

Kamis, 14 Maret 2019 - 15:50 WIB   [48 Klik]

Dua Kios Ambruk Diterjang Badai


PEKANBARU—Dua unit kios yang berada di Jalan Purwodadi Kecamatan Tampan, Pekanbaru ambruk, setelah diterjang badai yang disertai hujan deras dan angin kencang Rabu (13/3) siang.

 

Kios yang tidak jauh dari simpang Purwodadi Panam, depan kantor Pegadaian itu merupakan kios yang menjual makanan dan minuman yang juga merupakan basecamp GO-JEK Purwodadi, dan yang satunya lagi merupakan kios menjual bandrek.

Kejadian bermula ketika hujan deras yang disertai angin kencang pada siang itu, mungkin dikarenakan konstruksi bangunan kios yang kurang kokoh, membuat kios diluluh-lantakkan oleh angin kencang yang disertai hujan deras tersebut.

Dikatakan David (33) salah seorang pemilik kios yang menjadi korban kepada Pekanbaru MX, siang itu sekitar pukul 13.30 hujan turun sangat deras.  

Menurutnya, hujan yang turun deras disertai angin bertiup sangat kencang, membuat kios bandrek milik David terangkat keseluruhan. ‘’Bagian atapnya terlempar sekitar 10 meter kejalan,’’ kata David.

Sebelum atap itu terbang kejalan, atap itu sempat menghantam sudut kios, karena hembusan angin yang begitu kuat membuat kios ikut ambruk ke samping. ‘’Peralatan memasak saya juga terbang berserakan,’’ akunya.

Ditambahkan David saat kejadian itu dia berada di dalam kios, bersama keluarga dan teman-temannya yang berjumlah sekitar 7 orang di dalam kios.

Namun sesaat kios sudah terlihat mulai bergerak dikarenakan tiupan angin kencang, semua keluar berlarian untuk menyelamatkan diri.

‘’Saya dan kedua anak saya masih di dalam, kami saling berpelukan, namun saat itu dipikirkan saya sudah pasrah saja, karena kami sudah terkurung di dalam kios,’’ jelasnya.

‘’Tapi, alhamdulillah kami masih selamat, hanya saja ada satu orang teman kita tadi yang terkena lemparan kayu dari kios yang mengakibatkan kepalanya sedikit membengkak,’’ tambah David.

Sementara Faisal (49) pemilik kios bandrek mengaku kaget ketika mendapat telepon, bahwa kiosnya hancur diterbangkan angin. Faisal yang tinggal di Jalan Suka Karya bergegas menuju lokasi ingin melihat langsung kondisi kiosnya yang sudah rata dengan tanah.

Faisal hanya bisa pasrah dengan kejadian itu. ‘’Mau gimana lagi, ini sudah musibah, saat ini apa yang kita bisa bangun akan kita bangun kembali dengan bahan-bahan yang masih tersisa,’’ katanya.

‘’Tapi untung saja tidak ada korban jiwa. Kios saya ini bukanya dari sore hingga malam dan hanya jualan bandrek, tapi untunglah posisinya pas lagi saya belum jualan. Kerugian belasan jutalah,’’ ujar pria asal Padang Sumatera Barat, itu. =mg1

 

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook