Jika Pemko Abaikan Guru Sertifikasi, Komisi III Ancam Interpelasi

Jumat, 05 April 2019 - 14:52 WIB   [27 Klik]
Reporter : Tim koranmx.com
Redaktur : Oce E Satria

Jika Pemko Abaikan Guru Sertifikasi,  Komisi III Ancam Interpelasi


KORANMX.COM, PEKANBARU -- Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafis meminta agar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mengakomodir kembali para guru sertifikasi yang telah pulang dari Jakarta.

Zulfan meminta kepada kepala daerah, untuk mengundang perwakilan forum guru sertifikasi ini, untuk mendengar kembali apa hasil dari pertemuan mereka di Jakarta kemarin.

“Pemerintah respon dong. Undang mereka kembali, dan fasilitasi untuk mendengar hasil dari pertemuan mereka dengan pusat kemarin,” ujar Zulfan kepada koranmx.com.

 Ia berharap kepada pemerintah untuk merangkul para guru sertifikasi ini. Hal itu untuk mendinginkan situasi, tidak berpolemik di media, dan dengar aspirasi para guru secara langsung.

“Ini tidak ada sangkut-pautnya dengan hal-hal politik. Kita tidak mau ini dikait-kaitkan dengan politik, ini murni tentang persoalan aspirasi guru yang harus kami perjuangkan sebagai wakil mereka,” ucap Zulfan.

Kemarin, kata Zulfan, pihaknya juga sudah melakukan rapat dengar pendapat dengan para guru sertifikasi ini, namun utusan Pemko sendiri tidak hadir terkait masalah ini. “Yang hadir hanya Kepala Inspektorat Dinas Pendidikan saja, sehingga tidak ada titik temunya. Saya juga membaca surat dari forum guru sertifikasi, Kalau aspirasi guru ini tidak di respon pemerintah, maka guru juga mengancam akan menggelar aksi akbar untuk turun ke jalan kembali,” beber Zulan.

Menurutnya, jika guru-guru sampai turun jalan lagi merupakan  musibah besar kepada Pekanbaru, karena guru ini tidak akan melakukan Ujian Nasional. Tentunya ini sangat merugikan pendidikan di Pekanbaru jika terus-menerus guru turun ke jalan, sehingga juga akan melumpuhkan pendidikan di Pekanbaru.

“Jadi ini permasalahan serius dan cepat harus diatasi. Namun jika pemerintah juga tidak merangkul para guru ini, kami akan menggunakan hak interpelasi, mengundang dan memanggil Wali Kota untuk dapat bertemu dengan para guru ini,” ancamnya ungkapnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook