Guru Sebut Nasib Mereka Digantung Pemko

Sabtu, 06 April 2019 - 12:54 WIB   [55 Klik]
Reporter : Ridho Fernandes
Redaktur : Oce E Satria

Guru Sebut Nasib Mereka Digantung Pemko

Raja Ira, Perwakilan guru SMP Forum Guru Sertifikasi berbicara kepada awak media usai rapat dengar pendapat di DPRD Pekanbaru. [Foto: GoRiau]

KORANMX.COM, PEKANBARU -- Perwakilan Forum Guru Sertifikasi Pekanbaru menyebutkan bahwa Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT menggantung nasib mereka. Alasannya, para guru merasa karena tidak ada putusan yang jelas terhadap tuntutan mereka, terkait TPP guru sertifikasi Pekanbaru.

“Seharusnya Wali Kota kembali mengundang kami, setelah kami pulang dari Jakarta untuk menemui 3 kementerian kemarin. Wako mendengarkan hasil dari pertemuan kami  di pusat itu,” cetus Raja Ira, salah satu perwakilan Forum Guru Sertifikasi Pekanbaru kepada awak media saat diwawancarai usai hearing di DPRD Kota Pekanbaru, Kamis (4/4).

Ira mengatakan, setelah bertemu dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) mereka mengatakan tidak masalah, dan tidak melarang untuk pemberian TPP guru sertifikasi ini.

“Selama APBD daerah itu mencukupi, tidak ada masalah. Iya, silakan diberi untuk pemberian TPP guru sertifikasi ini, apalagi dari Kemendiknas, tentunya Kemendiknas turut senang karena guru-gurunya disejahterakan, selama tidak ada aturan yang tidak membolehkan,” papar Ira.

Dan menurut Ira ternyata tidak aturan yang tidak membolehkan. KPK sudah mengatakan begitu, juga 3 kementerian yang kita temui berbicara seperti itu. Nah, silakan diberi,” ujar Ira.

Ditambahkan Ira, bahwa aturan yang menjadi acuan Wali Kota, Permendiknas Nomor 10 dan 33. Menurut Forum Guru Sertifikasi, itu mengatur dana APBN bukan dana APBD. Yang menjadi masalah bagi Wako adalah lampiran ke-3 poin 8i Permendiknas, dimana lampiran ke-3 itu mengatur TPP untuk guru-guru yang belum bersertifikasi, dari dana APBN bukan APBD.

“Pak Wali (Wali Kota-red) seharusnya jangan lari-lari seperti ini. Kemarin kan Pak Wali  yang mengutus kami ke pusat, sekarang kami sudah pulang, undang kembali untuk mengetahui hasilnya. Sekarang Pak Wali tidak ada mengundang kami, ini malah Ketua PGRI yang jemput bola kepada Pak Wali. Jadi, guru-guru ini seperti digantung kembali, seperti tidak mau menyelesaikan permasalahan ini,” ucap Ira menyesalkan sikap Firdaus MT.

Dari hasil dengar pendapat antara Forum Guru Sertifikasi dengan DPRD Kota Pekanbaru terakhir, dijadwalkan Pemko Pekanbaru akan menemui perwakilan guru sertifikasi Kota Pekanbaru pada Senin, (8/4) mendatang. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook